Proyek Sumur Bor Dinkes Pesawaran, Amburadul

Nyokabar | Selasa, 24 Oktober 2017 | Dibaca: 171 | Pesawaran

Nyokabar.com, Pesawaran - Amburadul, pembangunan instalasi air bersih di 4 titik di Kecamatan Gedongtataan dan Kecamatan Way Lima, senilai Rp1,35 miliar, yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran.

Haidir, warga Desa Suka Mandi andi Kecamatan Way Lima, menjelaskan proyek sumur bor di desa tidak sesuai dengan spesifikasi, selain ukuran kedalamannya maupun material yang di pergunakan untuk pembuatan sumur tersebut, sehingga hasil nya pun tidak maksimal dan manfaat nya tidak dirasakan sama sekali oleh masyarakat Sukamandi.

“Proyek sumur Bor ini, hanya menghambur-hamburkan uang negara saja, tidak ada sama sekali manfaatnya untuk masyarakat banyak, ini sudah jelas pasti ada permainan antara pihak dinas dengan pemborong guna meraup keuntungan untuk memperkaya diri, jadi saya berharap aparat penegak hukum, khususnya kejari Kalianda, agar melakukan pengumpulan data dan memanggil kepala Dinas Kesehatan untuk dimintai keterangan sejauh mana keterlibatannya dalam pembangunan sumur Bor tersebut,” ungkapnya. Senin (23/10).

Data Pembangunan Kontruksi Sumur Bor Instalasi Air Minum/Air Bersih yang di himpun oleh media ini di sejumlah titik diantaranya, (1).Pelaksanaan Pembangunan Kontruksi Sumur Bor Instalasi Air Minum/Air Bersih Di Desa Sungai Langka Kecamatan Gedongtataan senilai 315.000.000, dengan anggaran Pengadaan Jasa Konsultansi Perencanaan Konstruksi senilai Rp 21.514.500 (2).Pelaksanaan Pembangunan Kontruksi Sumur Bor Instalasi Air Minum/Air Bersih Di Desa BernungKecamatan Gedongtataan senilai 315.000.000 dengan anggaran Pengadaan Jasa Konsultansi Perencanaan Konstruksi senilai Rp 21.514.500 (3).Pelaksanaan Pembangunan Kontruksi Sumur Bor Instalasi Air Minum/Air Bersih Di Desa Suka Mandi Kecamatan Way Lima senilai Rp 315.000.000 Dengan anggaran Pengadaan Jasa Konsultansi Perencanaan Konstruksi senilai Rp 21.514.500 (4).

Pelaksanaan Pembangunan Kontruksi Sumur Bor Instalasi Air Minum/Air Bersih Di Desa Way Harong Kecamatan Way Lima senilai Rp 315.000.000 dengan anggaran Pengadaan Jasa Konsultansi Perencanaan Konstruksi senilai Rp 21.514.500,- masingmasing pekerjaan tersebut bersumber dari dana APBD tahun 2016 Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, dan tidak dapat di fungsikan disinyalir telah banyak terjadi penyimpangan baik pembangunan sumur bornya maupun material yang digunakan sehingga tidak bisa di manfaatkan masyarakat. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, Harun Tri Joko mengatakan bahwa soal proyek tersebut yang bertanggung jawab adalah Abdullah selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

“Itu kan PPKnya Abdullah, dia yang bertanggung jawab karena semua proyek dia itu PPK nya, coba konfirmasi saja ke dia,” kilah Harun. S

Sementara itu Abdullah selaku Pejabat Pembuat Komitmen ketika dikonfirmasi terkait proyek sumur bor tersebut, dirinya terkesan menghindar, dengan alasan mau keluar ada sesuatu pekerjaan yang akan di selesaikan. “Maaf saya mau keluar dulu, besok saja ya konfirmasi nya,” kata Abdullah singkat gugup dan terkesan menghindar ketika di tanya terkait dengan amburadul nya pembuatan sumur bor tersebut.*

Komentar via Facebook