DPRD Lampung Tengah Apresiasi Predikat WTP (Advertorial)

Nyokabar | Senin, 09 Oktober 2017 | Dibaca: 174 | Lampung Tengah

Nyokabar Lampung Tengah - Pendapatan daerah  Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) Tahun Anggaran 2016 lalu mengalami kenaikan sebesar Rp246 Milyar Lebih atau 24 persen dari pendapatan tahun 2015. 

Berdasarkan peningkatan itu lah laporan keuangan Kabupaten Lamteng tahun 2016 mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) beberapa waktu lalu. 

Atas kerja keras Pemkab Lamteng yang di pimpin oleh Bupati Dr. Ir. Hi. Mustafa ini yang kini mengalami peningkatan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lamteng khususnya Panitia Khusus (Pansus) Laporan Pertanggungjawaban Penggunaan APBD (LPPA)  Kabupaten Lamteng tahun anggaran 2016 memberi pujian dan apresiasi kepada pemkab Lamteng atas prestasi yang diraihnya. 

Pujian tersebut di sampaikan Ketua Pansus LPPA DPRD Lampung Tengah,  M. Ghofur saat membacakan Laporan pembahasan pansus pada sidang paripurna tentang persetujuan bersama rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (LPPA) Kabupaten Lamteng tahun anggaran 2016, Jumat (24/8/2017) siang kemarin. 

Ghofur mengatakan berkat kerja keras pemkab Lamteng maka prestasi tersebut dapat diraih. "Kami ingin menyampaikan apresiasi kepada pemkab Lamteng yang Alhamdullah per tahun ini Kabupaten Lamteng mendapatakan opini WTP, "Ujarnya. 

Menurut Ghofur,  bahwa sudah lama Kabupaten Lamteng tidak mendapatkan Predikat tersebut,  bahkan sebelumnya pernah mendapat opini disclaimer. "Ini merupakan bukti bahwa Pemkab Lamteng selalu berupaya untuk memperbaiki kinerjanya, "ungkapnya. 

Secara umum,  lanjut Ghofur pendapatan Kabupaten Lamteng terus meningkat.  Dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di tahun 2016 sebesar Rp2,454 Triliun lebih telah terealisasi sebesar Rp2,269 Triliun lebih. "Jadi anggaran 2016 ini telah terserap lebih dari 92 persen, "tuturnya. 

Politisi PKS ini menjelaskan,  salah satu indikator keberhasilan pemerintah daerah salah satunya adalah faktor penyerapan anggaran.

 Jika dilihat dari indikator ini,  lanjut Ghofur,  maka minimal secara serapan juga bahwa pemerintah termasuk baik dalam melaksanakan menegemen anggaran pembangunan.  

Untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD)  Kabupaten Lamteng tahun 2016 yang di targetkan sebesar Rp118, 86 milyar lebih terealisasi sebesar Rp137,87 milyar lebih.  "Selain pendapatan daerah, PAD lamteng juga terus melampaui target. Bahkan peningkatan sebesar 115,99 persen. Tentunya ini adalah kerja yang baik yang dilakukan pemkab Lamteng, "ujarnya. 

Pansus LPPA DPRD berharap,  kedepan target-target ini dapat terus di tingkatkan. Terutama PAD lamteng. SebabLamteng merupakan kabupaten yang memiliki potensi PAD yang cukup banyak,  terutama dari perusahaan-perusahaan yang ada di Lamteng. Sehingga APBD Lamteng terus meningkat,  dan pembangunan juga terus di lakukan, demi kesejahteraan masyarakat Lamteng. (Advertorial)

Komentar via Facebook