Sejumlah Kepala Sekolah di Gedongtataan Bermasalah

Nyokabar | Jumat, 06 Oktober 2017 | Dibaca: 122 | Pesawaran

Nyokabar.com, Gedongtataan - Sejumlah kepala Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Gedongtataan diketahui masih menjabat sebagai kepala sekolah walaupun sudah lebih dari 2 periode masa jabatan.

Penelusuran wartawan, setidaknya ada 4 orang kepala sekolah yang terpantau bermasalah masih duduk tenang di kursi kepala sekolah tersebut.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (KUPTD) Pendidikan Gedongtataan, Zainal Mualimin tidak menampik dengan adanya temuan tersebut.

“Memang ada 4 orang kepala sekolah yang sudah masuk periode ke 3 di beberapa SD di Gedongtataan, 4 kepala sekolah itu Sutini, Marsus, Nurmawati dan Sudarti,” terangnya.

Namun begitu, kata dia, ada pula peraturan menteri yang membolehkan seorang kepala sekolah menambah periode masa jabatan dengan ketentuan yang berlaku.

“Tapi kepala sekolah masih boleh juga menjabat 3 periode dengan catatan kepala sekolah yang bersangkutan memiliki prestasi dalam memimpin sekolah,” kata dia.

Zainal Mualimin menegaskan, dirinya tidak memiliki kepentingan apapun terkait masih bertugasnya 4 kepala sekolah yang melebihi batas masa jabatan.

“Jika ternyata mereka menyalahi karena sudah 3 periode ya saya tidak masalah jika mereka harus diganti dengan yang lain. Karena saya tidak punya kepentingan apapun dalam hal ini,” tegasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan Permendiknas Nomor 28 tahun 2010, Guru yang melaksanakan tugas tambahan sebagai kepala sekolah/madrasah 2 (dua) kali masa tugas berturut-turut, dapat ditugaskan kembali menjadi kepala sekolah/madrasah di sekolah/madrasah lain yang memiliki nilai akreditasi lebih rendah dari sekolah/madrasah sebelumnya, apabila telah melewati tenggang waktu sekurang-kurangnya 1 (satu) kali masa tugas atau memiliki prestasi yang istimewa.

Prestasi yang istimewa sebagaimana dimaksud adalah memiliki nilai kinerja amat baik dan berprestasi di tingkat kabupaten/kota/ provinsi/nasional. Kepala sekolah/madrasah yang masa tugasnya berakhir, tetap melaksanakan tugas sebagai guru sesuai dengan jenjang jabatannya dan berkewajiban melaksanakan proses pembelajaran atau bimbingan dann konseling sesuai dengan ketentuan,jelas, ke empat kepala sekolah tersebut belum berhasil di konfirmasi.*

Komentar via Facebook