Bapeda Rangkul Advertising Guna Tingkatkan PAD

Nyokabar | Jumat, 06 Oktober 2017 | Dibaca: 164 | Tulang Bawang

Nyokabar.com, Tulangbawang, - Badan Pendapatan Daerah (Bapeda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang merangkul seluruh pihak Advertising Lampung guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak Reklame yang tersebar di kabupaten tulangbawang.

“Hari ini saudara-saudara sengaja kami undang, selain sosialisasi Perda kami juga ingin jika kedepan pihak Advertising dapat membantu kami dengan taat pajak, karena Salah satu PAD yang didapat berasal dari pajak reklame yang diklola oleh pihak Advertising,” pinta Kepala Bapenda Ria Kholdi saat mengelar  Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Tulangbawang No. 01 tahun 2016 tentang perubahan Perda No. 09 tahun 2011 tentang pajak Daerah, Kamis (05/10).

Kegiatan sehari yang dialksanakan di Ball Room Hotel Syariah dihadiri oleh 60 Advertising, Asisten tiga pemkab Tulangbawang Untung Widodo, sekretaris Bappeda Dicky Soerahman, perwakilan Perijinan satu Pintu, Andi, serta beberapa staf maupun kasi, Kabid Bapenda.

Dijelaskan Ria, pertemuan resmi pihaknya dengan para Advertising bertujuan mengajak kerja sama saling menguntungkan antara kedua belah pihak sesuai dalam koridor aturan hukum yang berlaku.

Menurut Ria,pada tahun 2017 ini Target PAD sektor pajak Reklame Meningkat 1,5 milyar dari tahun sebelumnya 2016 hanya 500 Juta.

“Tapi saya yakin target tersebut bisa di dapat jika para pihak Advertising membantu dengan komitmen membayar seluruh pajak reklame yang dipasang inilah manfaatnya kerja sama ini dalam hal pemasangan Bilboard atau reklame kami berikan keleluasaan, “paparnya.

Dikatakan Ria  bahwa selama ini untuk penghasilan pendapatan dari penarikan pajak Reklame terhadap seluruh perusahaan se Tulangbawang sangat dibawah standar Sebab untuk pendapatan dari hasil penarikan pajak Reklame terhadap se Tulangbawang tersebut hanya mencapai sebesar Rp. 500 juta untuk per tahunnya.

“Padahal di Tulangbawang ini sangat banyak perusahaan yang berdiri dan memasang Reklame iklan perusahaanya Namun penghasilan pajak Reklame nya tidak seimbang sekali dengan apa yang kita dapatkan,pajak reklame sangat minim sekali, “tegasnya.

Sedangkan Ria menerangkan berdasarkan dari pendataan terhadap seluruh perusahaan Advertising yang terdapat di seluruh se Tulangbawang mencapai sebanyak 60 perusahaan.

Bahkan Lanjut Ria dari seluruh perusahaan sebanyak 60 perusahaan tersebut merupakan perusahaan yang berpenghasilan yang sangat besar.

“Dikarenakan semua perusahaan yang ada di Tulangbawang ini perusahaan – perusahaan yang berskala besar jadi seharusnya penghasilan pajak khususnya dari Reklame yang kita dapatkan per tahun harus besar sesuai dengan perusahaan yang ada,”  terangya.

Untuk itu Ria menjelaskan demi menyesuaikan dengan peraturan daerah mengenai penghasilan penarikan pajak khususnya dibidang Reklame pada tahun ini.

Maka Sambung Ria terhitung sejak tahun 2017 ini untuk pendapatan asli daerah (PAD) yang di dapatkan dari penghasilan penarikan pajak Reklame terhadap seluruh perusahaan di Tulangbawang telah ditingkatkan pihaknya menjadi sebesar Rp. 1,5 Milyar untuk pertahunya.

“Sesuai dengan kesepakatan dan ketetapan bersama yang kami buat dengan semua Advertising se Tulangbawang Apalagi dengan kami naikan menjadi sebesar Rp. 1,5 untuk pertahunya sebanyak 60 perusahaan tidak ada yang keberatakan sehingga semuanya sudah sepakat,” jelasnya.

Sehingga dengan demikiaan Ria menambahkan maka dari itu selain mulai tahun 2017 ini untuk target penghasilan PAD khusus dari bidang pajak Reklame terhadap Advertising di Tulangbawang sudah ditentukan menjadi 1,5 Milyar untuk pertahun.

“Pada tahun ini juga penghasilan PAD yang kami dapatkan juga ikut bertambah dengan meningkat bahkan Overload sehingga kedepan semua program pembangunan pun akan terealisasi sesuai target yang ditentukan dan masyarakat akan hidup sejahterah,kami Pemkab tetap sepakat dan kami harap Advertising juga taat terhadap pajak reklame yangenjadi beban tanggung masing -masing Advertising, “pungkasnya.*

Komentar via Facebook