APBD Perubahan Lampura Defisit Rp 132 Miliar

Nyokabar | Rabu, 13 September 2017 | Dibaca: 236 | Ekonomi

Nyokabar.com, Kotabumi - DPRD Lampung Utara menggelar rapat paripurna menggelar rapat paripurna, dengan agenda laporan hasil pembahasan oleh panitia kerja badan anggaran DPRD, mengenai nota keuangan anggaran pendapatan belanja daerah perubahan tahun 2017, Rabu (13/9).

Sidang dipimpin oleh wakil ketua I, Nurdin Habim dihadiri oleh 37 anggota dewan setempat. Sedangkan dari Pemerintah Kabupaten Lampung Utara hadir Wakil Bupati Sri Widodo, serta pimpinan dari satuan kerja perangkat daerah.

Madri Daud, selaku ketua badan anggaran menyampaikan RAPBD perubahan Kabupaten Lampung Utara mengalami defisit sebesar Rp 132.829.558.350. Jumlah ini sudah turun dibandingkan APBD tahun 2017 sebesar Rp 277 miliar.

Ia menerangkan‎ proyeksi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan tahun anggaran 2017, Pendapatan asli Rp 118.102.364.090, kemudian penerimaan dari sektor dana perimbangan sebesar Rp 1 trilyun‎.

Selain itu diperoleh juga pendapatan yang sah lainnya sebesar Rp330.332.231.778. Jadi untuk total pendapatan sebesar Rp 1‎.802.764.593.355.

Kemudian, belanja ‎tidak langsung Rp 811.266.561.546, dan belanja langsung Rp1.124.091.561.159. Total untuk belanja sebesar Rp 1.935.354.121.705‎.

Dengan disahkannya nota keuangan ini, diharapkan satuan kerja perangkat daerah untuk aktif, dalam pembahasan anggaran yang dilakukan oleh badan anggaran DPRD kabupaten Lampung Utara.

Wakil Bupati Lampung Utara, Sri Widodo menuturkan RAPBD Perubahan disusun sesuai dengan peraturan perundang-undangan, yang disesuaikan dengan program dan kegiatan SKPD.

Telah selesai dibahas dan disetujui bersama, dirinya mengucapkan terimakasih kepada semuanya.

Dengan disahkannya raperda APBD Perubahan ini menjadi peraturan daerah, akan disampaikan dan di evaluasi oleh pemerintah provinsi Lampung.*

Komentar via Facebook