Pemkab Lamteng Bakal Bangun Tugu Canang RTH

Nyokabar | Kamis, 10 Agustus 2017 | Dibaca: 230 | Lampung Tengah

Nyokabar.com, Lampung Tengah –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah bakal membangun Tugu Canang Ruang Terbuka Hijau (RTH) Lampung Tengah. Pembangunan tugu canang ini akan dipusatkan di Lapangan Merdeka Gunungsugih. Menelan anggaran Rp 4 miliar, pembangunan tugu ini akan dimulai tahun 2017 ini.

Kepala Bidang Air Minum dan Pertamanan Dinas Pemukiman Raya dan Kawasan Perumahan (PRKP) Lampung Tengah Indra Erlangga mengatakan tugu canang dan ruang terbuka hijau akan menjadi ruang publik hijau bagi masyarakat, sehingga masyarakat dapat menikmati pemandangan yang berbeda dari sebelumnya.

“Tugu canang dan RTH Insya Allah akan dibangun mulai bulan ini, peletakan batu pertama kemungkinan antara tanggal 19 atau 20 Agustus. Proses pembangunannnya bertahap, tahap pertama tahun ini dibangun Tugu Canang terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan sarana penunjang lainnya,” jelas Indra, Kamis, 10/8/2017.

Dia menambahkan Tugu Canang dan RTH ini juga akan difasilitasi dengan taman bermain, rest area, food coort dan sarana lainnya. Masyarakat berkesempatan berjualan makanan dengan stand-stand yang disediakan.

“Disini nantinya bakal ada rest area. Pengendara yang melintas bisa mampir atau bersinggah. Dengan ini Lampung Tengah tidak hanya menjadi tempat perlintasan, tetapi juga tempat persinggahan,” imbuhnya.

Sementara itu Bupati Lampung Tengah DR. Ir. Mustafa mengatakan tak hanya membangun tugu canang, Pemkab Lampung Tengah juga bakal segera membangun tugu gajah yang lokasinya berada di sebelah Kantor Badan Pertanahan Nasional Lamteng. Di lokasi tersebut  akan dibangun sembilan patung gajah yang menandai Kesuttanan Jurai Siwo Mego.

“Tugu Canang menjadi simbol untuk menyampaikan gerakan perubahan. Sementara 9 patung gajah menjadi symbol sembilan marga yang menjadi tonggak sejarah di Lampung Tengah. Insya Allah keduanya akan dibangun tahun ini secara bertahap. Diharapkan ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat dan wisatawan dari luar kabupaten,” ujarnya.*

Komentar via Facebook