Pemkab Lampura Serahka Kendaraan Operasional Kepada Pendamping PKH dan Bidan

User 7 | Rabu, 09 Agustus 2017 | Dibaca: 305 | Lampung Utara

Pemkab Lampura Serahka Kendaraan Operasional Kepada Pendamping PKH dan Bidan

Foto. 382 unit kendaraan operasional yang diserahkan kepada pendamping Program Keluarga Karapan (PKH) dan tenaga kesehatan. Rabu (9/8).

Nyokabar Lampung Utara – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Lampura), menyerahkan 382 unit kendaraan operasional kepada pendamping Program Keluarga Karapan (PKH) dan tenaga kesehatan. Rabu (9/8).

Bantuan tersebut dilakukan guna meningkatkan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Penyerahan kendaraan tersebut diberikan secara simbolis oleh Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara.

Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kabupaten Lampung Utara, Budi Utomo, dalam laporannya menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Utara pada tahun 2017 kembali mengalokasikan untuk belanja modal untuk pengadaan kendaraan operasional sebanyak 382 unit sepeda motor. 

" Pada tahun 2017 ini, telah kita alokasikan untuk belanja kendaraan operasional untuk pendamping PKH sebanyak 114 unit dan 268 unit untuk Bidan dan tenaga kesehatan," jelas Budi Utomo

Selain 382 unit kendaran operasional jenis sepeda motor, pemerintah Lampung Utara juga merealisasikan sebanyak 15 unit mobil ambulan. Dirinya berharap agar kendaraan ambulan ini dapat mempermudah dan memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati mengatakan dengan diberikannya  kendaraan operasional tersebut diharapakan agar kinerja pelayan rakyat bisa lebih ditingkatkan.

"Kita sebagai pelayan rakyat harus melayani rakyat, untuk itu Pemerintah Kabupaten Lampung Utara ‎kembali memberikan kendaraan operasional kepada pendamping PKH, bidan, dan tenaga kesehatan di puskesmas-puskesmas agar bisa lebih mudah memberikan pelayanan untuk rakyat," ujar Bupati. 

Dalam kesempatan itu Bupati Agung Ilmu Mangkunegara, mengharapkan kepada masing-masing penerima kendaran operasional tersebut untuk bisa merawat dan melakukan kinerjanya supaya lebih menyentuk kepada kepentingan masyarakat. 

"Saya persilahkan kendaraan ini untuk dipakai ke pesta dan keperluan lainnya, tapi jangan digunakan pada jam kerja, tetap kalau diluar jam kerja silahkan," pungkasnya

Laporan Wartawan Nyokabar.com : Diqin

Komentar via Facebook