Bentrokan di Arab Saudi, Ratusan Orang Larikan Diri

Nyokabar | Kamis, 03 Agustus 2017 | Dibaca: 278 | Mancanegara

Bentrokan di Arab Saudi, Ratusan Orang Larikan Diri

Tentara Arab Saudi berjaga di pos perbatasan (Ilustrasi)

Nyokabar.com, - Bentrokan terjadi di salah satu kota di Arab Saudi, Awamiya, dalam beberapa pekan terakhir. Ratusan penduduk dilaporkan telah melarikan diri dari rumah mereka, Rabu (3/8).

Di Awamiya, bentrokan terjadi antara pasukan keamanan Arab Saudi dan kelompok bersenjata. Menurut keterangan, pihak berwenang negara itu sejak Mei lalu berusaha membersihkan kota dari warga Muslim Syiah.

Selama ini Awamiya menjadi wilayah yang mayoritas warganya merupakan Muslim Syiah. Aktivis lokal di kota itu pasukan keamanan Arab Saudi telah menembaki secara acak rumah, bangunan, dan mobil yang ada di sejumlah wilayah di sana.

"Tidak ada orang yang akan keluar dalam beberapa bulan terakhir di Awamiya karena jika kami melakukannya, kami akan ditembak oleh penembak jitu," ujar seorang aktivis kepada BBC, Rabu (3/8).

Warga di kota provinsi timur Arab Saudi itu dilaporkan telah kekurangan bahan makanan serta listrik sejak pasukan keamanan negara melakukan penjagaan ketat mulai Mei lalu. Kondisi diperparah dengan mereka yang dehidrasi karena cuaca panas.

"Semua Awamiya tengah dikepung dan yang dilakukan adalah masalah migrasi paksa warga Muslim Syiah dengan alasan keamanan," kata salah satu warga Awamiya.

Di Arab Saudi, umat Muslim Syiah menjadi minoritas. Mereka seluruhnya tersebar di berbagai kota di negara itu.

Selain Awamiya, Qatif juga menjadi kota yang ditinggali cukup banyak umat Muslim Syiah. Namun, di sana juga kerap dilaporkan terjadi diskrimasi oleh Muslim Sunni.

Pada Mei lalu, PBB mengkritik tindakan Pemerintah Arab Saudi yang dinilai mencoba mendiskriminasi warga Muslim Syiah. Termasuk juga menghancurkan komunitas di Al Masora, kemudian memberlakukan pemadaman listrik untuk mengusir mereka.*

Komentar via Facebook