Pasca Digerebek Kini SM Menghilang, Untung Dan Edi Sudah Berikan Keterangan Di Polres

Nyokabar | Kamis, 15 Juni 2017 | Dibaca: 129 | Metro

Pasca Digerebek Kini SM Menghilang, Untung Dan Edi Sudah Berikan Keterangan Di Polres

Edi Syahputera, ketua RT 05/01 kelurahan banjar sari metro utara

Nyokabar Metro. Pasca penggerebekan mantan Kabag Kesra Pemkot Metro BS dalam kasus dugaan perzinahan pada Sabtu 03 Juni 2017 lalu, menjadi pertanyaan tentang tindak lanjut hukumnya. Sementara itu,  kediaman rumah kontrakan SM di Jl. Tabuhan. Gg. Bete Rt.05/01, Kelurahan Banjar Sari Metro Utara kini terlihat kosong tanpa penghuni. SM diketahui telah mengosongkan kediamannya sejak dua hari dari kejadian penggerebekan yang dilakukan warga masyarakat setempat.

” Dengernya sih pindah ke daerah Ganjar Agung, tapi nggak tau juga apa masih dimetro ini atau ke Palembang, karena dia kan memang aslinya dari Palembang” Ujar Dasat tetangga sebelah rumah SM.

 

Dasat juga mengaku sempat kaget dengan adanya peristiwa penggerebekan dirumah SM, dia mengatakan saat itu dirinya sedang tidak berada dirumah, dan hanya mendengar cerita dari tetangga lingkungan sekitar.

”Saya kaget juga ada kejadian dimalam itu, karena kalau diperhatikan memang rumah SM itu juga kadang sering ramai, saya kan mengira mungkin saudara – saudaranya yang datang ya, karena dia tinggal disini kan baru beberapa bulan, kalau suaminya memang kerjanya di Palembang, berapa hari sekali pulangnya nggak tentu” jelasnya.

 

Sementara itu, Edi Syahputera selaku ketua RT ketika ditemui dirumah, Rabu (14/6), mengaku sudah dipanggil kepolres untuk dimintai keterangan.

”Saya sudah kepolres dimintai keterangan, ini katanya mau dipanggil lagi, tapi belum tau kapan rencananya” ucapnya.

 

 Cerita Edi, sebelum dilakukan penggerebekan dirumah SM, dia sudah sering melihat BS berkunjung kerumah SM pada malam hari dengan menggunakan kendaraan dinas berplat merah. Selain bertamu, BS juga diketahui pernah menginap dirumah SM sampai dengan pagi hari.

”Kalau berkunjung kerumah SM memang sudah sering, warga disini kan mengamati terus, pernah sekali datang bawa mobil dinasnya terios plat merah, mobil sedan vios hitam, tapi yang lebih banyak dia kalau datang bawa motor scopy nya itu” Beber Edi.

 

Lebih lanjut Edi menjelaskan, memang sebelumnya dirinya telah mendapat amanah dari suami SM yakni Untung, untuk mengawasi istrinya selama dirinya tidak dirumah. Untung yang selama ini jarang berada dirumah karena sibuk dengan pekerjaanya, ternyata sudah mengetahui tingkah laku sang istri.

”Saya ini sudah dititipkan amanah sama Untung, kalau nggak saya jalani kan saya beban” jelasnya.

 

Dikesempatan lain, Edi mengaku pernah didatangi SM yang menanyakan adanya pelaporan Untung ke Polres Metro terkait kasusnya dengan BS. SM beralasan permasalahan tersebut telah selesai dipolsek.

” Nggak tau kemaren urusanya dipolsek itu bagaimana saya ini bingung juga, kata SM urusanya sudah selesai di polsek, dia kaget dilaporin dipolres, kata SM bilang ke saya, kok bisa begitu pak RT.. urusan kita kan sudah beres dipolsek, saya jawab lo masalah urusan dipolsek saya nggak tau, yang melapor kepolres kan si Untung” katanya.

 

Kasus ini kini masih dalam penangan pihak kepolisian Polres Metro, rencananya dalam waktu yang tidak lama lagi polres akan melayangkan panggilan kepada BS untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. BS yang diketahui telah beristrikan dua telah resmi dicopot dari jabatanya sebagai Kabag Kesra pada tanggal 07 juni 2017 lalu. Pemberhentian tugas jabatan BS berdasarkan rapat hasil pemeriksaan tim penyelesaian kasus disiplin ASN dan Inspektorat yang dilaporkan kepada Walikota Metro Achmad Pairin.

Laporan Wartawan Nyokabar.com: Rio 

Komentar via Facebook