Bupati Mustafa Terima Gelar Pengiran Nata Mergo dari Keratuan Melinting

Nyokabar | Selasa, 23 Mei 2017 | Dibaca: 334 | Lampung Timur

Nyokabar Lampung Timur, - Labuhan Maringgai - Bupati Lampung Tengah Dr. Ir. Mustafa mendapat gelar Pengiran Nata Mergo dari Sultan Keratuan Melinting, Lampung Timur, Senin (22/5/2017) malam.

Pemberian gelar diterima Mustafa dalam adat Seangkonan Muaghei dengan Sulaiman (Radin Surya) dalam lingkungan adat Keratuan Melinting. Penyematan tanda kehormatan langsung dilaksanakan oleh Sultan Melinting di Desa Labuhan Maringgai.

Sultan Ratu Idil Muhammad Tihang Igama IV menuturkan, Mustafa layak diberi gelar kehormatan karena kepribadian, kepedulian dan kebaikanya. Selain itu, Mustafa juga dinilai mampu membawa nama baik Keratuan Melinting.

"Kami menilai beliau dinilai baik dan sangat menjunjung tinggi budaya Lampung. Sehingga kami beri adok atau jeneng dalam gelaran adat di kediaman Bapak Sulaiman," ungkap Sultan Ratu Idil.

Sementara itu Ketua Forum Kesenian Melinting Zakaria gelar Pengiran Mergo Agung, menjelaskan bahwa Keratuan Melinting merupakan adat keturunan Saybatin.

Dimana prosesi pemberian adok hanya kepada orang tertentu, apalagi bisa mendapatkan jeneng tertinggi Pengiran. " Mustafa bagi kami layak menyandang jeneng dari Kesultanan Melinting," tegasnya.

Prosesi dimulai dengan arak-arakan dengan kereta kesultanan, lalu pengguntingan pita oleh Mustafa menandai dimulainya angkon dan adok. Lalu Mustafa diberikan sertifikat atas diberikannya jeneng Pengiran Nata Mergo.

Usai pemberian jeneng, Mustafa mengaku sangat berterima kasih dan merasa terhormat mendapatkan gelar Pengiran Nata Mergo.

"Saya sangat peduli dengan pelestarian budaya khususnya di Bumi Lampung. Untuk itu, dengan jalinan silaturahmi dan angkon muakhi dengan Keratuan Melinting ini kita bisa bersama-sama mengangkat budaya Lampung," tegasnya.*

Komentar via Facebook