Keluar dari Kebun Sawit, Begal Serang Polisi Pakai Golok

Nyokabar | Minggu, 02 April 2017 | Dibaca: 455 | Way Kanan

Keluar dari Kebun Sawit, Begal Serang Polisi Pakai Golok

Keluar dari Kebun Sawit, Begal Serang Polisi Pakai Golok

Nyokabar Way Kanan. Tim Khusus Antibandit (Tekab) 308 Polres Way Kanan bersama anggota Polsek Negeri Besar mengamankan dua tersangka pencurian dengan kekerasan (curas).

 

Kedua tersangka adalah IW (26) dan JM (32), yang merupakan warga Kampung Negeri Besar, Kecamatan Negeri Besar, Way Kanan.

 

Kapolres Way Kanan Ajun Komisaris Besar Yudy Chandra Erlianto melalui Kapolsek Negeri Besar Iptu NM Sembiring mengatakan, penangkapan terhadap kedua tersangka menindaklanjuti laporan Supriyono (47).

 

Supriyono menjadi korban aksi kedua pelaku, saat melintas di Jalan Poros Karetan, Kampung Kaliawi Indah, Kecamatan Negeri Besar, Way Kanan.

 

Sembiring menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (29/3/2017). Korban merupakan warga setempat, yang hendak pulang menuju ke rumahnya. Ia mengendarai motor Honda Supra X bernopol BE 8733 JI. Saat di Jalan Poros Karetan, motor korban diadang dua orang pelaku, yang mengendarai sepeda motor jenis Honda Revo warna hitam tanpa nopol.

Ketika itu, seorang pelaku meminta barang berharga milik korban. Tetapi, korban tidak langsung memberikannya. Akhirnya, seorang pelaku langsung menebaskan goloknya ke tali tas milik korban.

Dari tangan korban, pelaku menggasak dompet, serta membawa sebuah tas, yang di dalamnya terdapat laptop milik korban. Korban langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Negeri Besar.  Tim satgas anti 3C langsung mendatangi tempat kejadian perkara, untuk melakukan penyelidikan.

 

Tim mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa pelaku akan mengambil barang hasil curian, yang disimpan di perkebunan sawit. Tidak lama setelah diintai polisi, kedua pelaku langsung keluar dari kebun sawit menuju jalan poros kecamatan negeri besar.

 

Saat itulah, kejar-kejaran terjadi antara polisi dengan tersangka. Satu pelaku berinisial IW berusaha menyerang seorang polisi menggunakan golok. Polisi langsung melakukan tembakan peringatan, namun tetap tidak diindahkan. Polisi akhirnya menembak pelaku.

 

‎"Kami langsung membawanya ke Rumah Sakit untuk mengangkat proyektilnya. Saat ini, ‎dia sudah di Mapolsek Negeri Besar guna dilakukan penyidikan dan pengembangan," ujarnya, Minggu (2/4/2017).

 

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa motor honda revo Absolute warna hitam, yang dipakai kedua pelaku untuk melakukan tindakan curas. Kemudian, satu tas warna cokelat isi laptop dan dompet warna ungu, satu bilah golok, dan satu bilah pedang.

Kedua tersangka akan diganjar pasal 365 ‎tentang pencurian disertai kekerasan, yang ancaman hukumannya maksimal sembilan tahun penjara.

Komentar via Facebook