Gratifikasi Bupati Tanggamus, KPK Periksa Para Saksi

Nyokabar | Sabtu, 10 Desember 2016 | Dibaca: 397 | Tanggamus

Nyokabar Tanggamus - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali turun ke Lampung untuk memeriksa para saksi kasus dugaan gratifikasi penetapan APBD Tangggamus TA 2016, Jumat (9/12/2016).

Dalam kasus ini KPK telah menetapkan Bupati Tanggamus Bambang Kurniawan sebagai tersangka. Pemeriksaan lanjutan para saksi kali ini dilakukan di Mapolsek Telukbetung Selatan, Bandar Lampung.

Menurut Humas KPK Ferbi Diansyah, setidaknya ada tiga saksi yang diperiksa kali ini, yakni Diki Fauzi, dan Budi Sehantri, keduanya anggota DPRD Kabupaten Tanggamus, dan Bayu Mahardika merupakan Kepala Bagian Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus. “Benar ada tiga yang diperiksa hari ini.

Dua anggota DPRD dan satu Kabag Umum Sekda Tanggamus,” kata Febri melalui pesan WhatsApp kepada Lampung Post, Jumat (9/12/2016). Menurut Febri, ketiganya diperiksa sebagai saksi terkait kasus gratifikasi APBD Tanggamus TA 2016 untuk tersangka Bambang Kurniawan.

“Untuk tiga orang itu diperiksa hari ini. Pemeriksaan dilakukan untuk tersangka BK,” kata dia.
Kendati demikian, Febri tidak menjelaskan secara perinci terkait pemeriksaan yang dilakukan di Lampung tersebut. Berapa personel KPK yang turunpun tidak disebutkan. “Jadwal pemeriksaan yang dapat kami sampaikan untuk hari ini. Untuk teknis penyidikan tidak dapat kami sampaikan,” jelas Febri.

Di tempat lain, Kapolresta Bandar Lampung AKBP Murbani Budi Pitono membenarkan terkait penggunaan markas Polsek Telukbetung Selatan oleh KPK. Kendati demikian dia tidak menjelaskan lebih jauh kepentingan peminjaman tersebut. “Iya, itu pinjam tempat saja, terkait penyidikannya kami tidak tahu,” kata Murbani, kemarin.

Murbani menjelaskan penggunakan tempat tersebut sejak Jumat (9/12/2016), sedangkan sampai kapan, dia mengaku tidak mengetahuinya. “Iya mulai hari ini, sampai kapannya tidak disampaikan. Yang jelas sampai pemeriksaan selesai dilaksanakan. Kami pun mendukung kegiatan itu,” kata dia.

Pemantauan Lampung Post di Mapolsek Telukbetung Selatan pemeriksaan dilakukan di ruang kapolsek. Sekitar pukul 15.22 dua orang yang diduga anggota Dewan Tanggamus keluar dari ruang tersebut. Sayangnya keduanya tidak bersedia memberi keterangan apa pun kepada Lampung Post dan langsung menuju mobil masing-masing. Adapun mobil yang digunakan kedua orang tersebut yakni Toyota Agya warna hitam BE-2022-VD dan Mitsubishi Strada warna hitam BE-9485-VE.

Belakangan diketahui yang menggunakan mobil Toyota Agya adalah Diki Fauzi, sedangkan yang naik mobil Mitsubishi Strada adalah Budi Sehantri, keduanya anggota Dewan Tanggamus. Hingga tim penyidik KPK yang berjumlah dua orang keluar dari ruangan itu hanya dua anggota Dewan itu saja yang keluar, sedangkan Bayu Mahardika yang merupakan Kepala Bagian Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus, tidak tampak.

Salah satu dari dua penyidik yang menggunakan baju batik itu terlihat membawa peralatan printer menuju mobil Ford warna silver B-8624-BD. Sayangnya penyidik KPK tersebut tidak bersedia memberi keterangan terkait pemeriksaan tersebut. “Langsung saja ke humasnya, kami tidak bisa memberikan keterangan apa pun,” kata pria bertubuh tegap itu sambil menutup pintu mobil dan meninggalkan Mapolsek Telukbetung Selatan.*

Komentar via Facebook