Unjuk Rasa, Warga-Perwakilan PT Indomarco Baku Hantam

Nyokabar | Senin, 01 Agustus 2016 | Dibaca: 2149 | Pesisir Barat

 

Nyokabar Pesisir Barat - Puluhan masyarakat pekon Rajabasa, Kecamatan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat, menggelar aksi di lokasi tambak udang milik PT.Indomarco di wilayah Pekon Mulang Maya, kecamatan setempat, Senin (1/8). Kedatangan masyarakat tersebut menuntut adanya penyerobotan lahan seluas 60 hektare dilokasi tambak udang yang merupakan milik marga adat pekon Rajabasa. Masyarakat menuntut haknya agar pihak perusahaan memiliki etikad baik. “Kami menuntut hak sebagai warga di pekon ini, karena lahan seluas 60 hektare ini merupakan milik marga adat di pekon ini. Kami memiliki surat tanah yang jelas, sedangkan untuk jual belinya tidak jelas. Kita akan menyegel perusahaan tambak udang tersebut,” kata korlap masyarakat, Ruspandi.

Dalam aksi demo tersebut masyarakat menginginkan pihak perusahaan untuk menghentikan mesin tambak agar tidak mengganggu dalam perundingan, namun pihak perusahaan menolak. Sehingga massa sempat anarkis. Warga Pekon Rajabasa, Saidi Muhtar, menjelaskan masyarakat menginginkan dalam perundingan agar pihak perusahaan mematikan mesin. Karena tidak ada etikad baik dari perusahaan maka masyarakat memaksa untuk masuk ke lokasi tambak. “Masyarakat sudah lelah dengan pihak perusahaan yang tidak jelas dan tidak komitmen dalam penyelsaian tersebut. Masyarakat ingin menuntut haknya. Hari ini kami langsung melakukan pemortalan jalan menuju lokasi tambak,” tegasnya. Sementara itu kondisi di lokasi tambak sempat terjadi kekacauan, bahkan baku hantam antara warga dengan perwakilan pihak perusahaan. Untungnya jajaran pihak kepolisian berhasil mengamankan. Hingga suasana kembali kondusif.

Sementara, hingga berita ini diturunkan pihak perusahaan belum mengambil kesimpulan terkait permasalahan tersebut. Dalam aksi tersebut terlihat masyarakat bersihtegang menuntut haknya. Kapolsek Bengkunat, AKP.Muphian Somad, S.H., mendampingi Kapolres Lambar AKBP.Andy Kemala, S.Ik., mengharapkan kepada masyarakat agar dapat berjalan dengan tertib dan tidak anarkis. “Kita harap masyarakat dapat menjaga kekondusifan dalam aksi ini, ”pungkasnya.*

 

Komentar via Facebook